<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252</id><updated>2011-06-08T13:32:04.861+07:00</updated><title type='text'>Vefe - loVE &amp; liFE</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://vefe.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-106852705691168523</id><published>2003-11-11T12:04:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:25:05.776+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Limabelas"&gt;Yang Memahami Arti Cinta&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/island.jpg" align="left"&gt;Suatu ketika terdapat sebuah pulau tempat tinggal seluruh perasaan: Kebahagiaan,Kesedihan, Pengetahuan dan masih banyak lagi yang lain, termasuk diantaranya Cinta. Suatu hari diumumkan kepada seluruh perasaan bahwa pulau tersebut tidak lama lagi akan tenggelam,sehingga seluruh perasaan yang ada segera mempersiapkan perahunya untuk pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta ingin terus bertahan hingga detik terakhir. Saat pulau hampir tenggelam barulah Cinta berpikir untuk minta bantuan.Kekayaan lewat didepannya dengan kapalnya yang megah,Cinta berkata,"Kekayaan bolehkah aku pergi bersamamu ?" Kekayaan menjawab," Tidak bisa, kapalku penuh dengan emas permata,tidak ada lagi ruang yang tersisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memutuskan untuk bertanya kepada Kesombongan yang melewatinya dengan kapalnya yang indah." Kesombongan,tolong selamatkan aku!" "Cintaku sayang, aku tidak bisa membantumu. Kamu basah sekali, nanti merusak kapalku yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan tampak berlayar di dekat pulau. Cinta punberteriak,"Kesedihan izinkan aku pergi bersamamu." "Aduh.....Cinta, &lt;br /&gt;aku terlalu sedih. Sekarang aku hanya ingin menyendiri, kamu tidak bisa ikut denganku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat,Kebahagiaan tampak di kejauhan, tetapi dia terlalu bahagia sehingga tidak mendengar saat Cinta&lt;br /&gt;memanggilnya. Tiba - tiba terdengar suara "Cinta ikutlah denganku." Muncullah sosok tua dengan kapalnya yang tidak kalah tua namun berkesan agung dan anggun berwibawa. Cinta merasa sangat bersyukur, langsung naik ke kapal. Akibat terlalu girang bisa selamat dari Pulau Perasaan yang tenggelam, saat mencapai daratan kering, Cinta lupa menanyakan sosok tersebut hingga sosok tua itu hilang menjauh ditelan cakrawala, melanjutkan perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar betapa besar utang budinya kepada sosok tua tersebut,Cinta pun bertanya kepada Pengetahuan, sesepuh para perasaan yang ditemuinya di pulau itu." Siapakah yang telah menolongku?" "  Dia adalah Waktu," jawab Pengetahuan. " Waktu?" tanya Cinta tak percaya" Tapi mengapa Waktu bersedia menolongku ?" Pengetahuan tersenyum bijak dan menjawab ."Karena hanya Waktu yang dapat memahami betapa besar arti sebuah Cinta ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Unknown&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-106852705691168523?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106852705691168523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106852705691168523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_11_01_archive.html#106852705691168523' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-106439129675633780</id><published>2003-09-24T15:14:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:25:58.853+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Empatbelas"&gt;Menjalin Cinta Kasih #2&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/rose.jpg" align="left"&gt;Menjalin cinta kasih, bagaimana caranya? Berikut ini merupakan panduan dalam menjalin, mempertahankan, dan memperkuat cinta kasih. Tapi ada satu yang perlu diingat, niat menjalin cinta semuanya karena-Nya semata, karena dari-Nya sumber segala cinta... tak akan ada kata kecewa karena cinta.. apalagi menjual Dia karena cinta... Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, 'Di mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali perlindungan-Ku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Nyatakan Cinta.&lt;/b&gt; Katakanlah cinta kalau kita mencintai seseorang. Sulit mengatakannya? Tunjukkan saja pernyataan cinta melalui amal perbuatan/tingkah laku yang nyata, atau apa saja, mungkin dengan sekuntum bunga? Katakan dan tunjukkan Cinta yang sesungguhnya.. cinta yang karena-Nya, yang jauh dari kepentingan duniawi.  Jangan sampai orang yang kita cintai tidak mengetahui bahwa kita mencintainya. Kata nabi, Jika salah satu diantara kamu mencintai saudaranya karena Allah maka hendaklah ia menyatakan padanya, karena hal itu lebih mengekalkan persatuan dan lebih menguatkan kasih sayang. I love you Mom, I love you Dad, I Love you my Sister/Brother, I Love you friends, I love you Honey... I love you all...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Silaturahmi dan mendoakan.&lt;/b&gt; Temuilah dan kunjungilah... doakan mereka yang baik-baik, dalam masalah kehidupannya, maupun keselamatan agamanya. Jika seseorang berdoa untuk saudaranya ketika yang didoakan tidak berada disisinya, maka berkatalah malaikat: "Mudah-mudahan begimu juga seperti itu". Dan Allah berfirman: "Aku dahulukan dirimu wahai hambaku" Mu'adz bin Jabalzia mendengar Rasulullah bersabda, Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman, "Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku." Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam hadits Abu Hurairah ra, diceritakan, "Dahulu ada seorang laki-laki yang berkunjung kepada saudara (temannya) di desa lain. Lalu ditanyakan kepadanya, 'Ke mana anda hendak pergi? Saya akan mengunjungi teman saya di desa ini', jawabnya, 'Adakah suatu kenikmatan yang anda harap darinya?' 'Tidak ada, selain bahwa saya mencintainya karena Allah Azza wa Jalla', jawabnya. Maka orang yang bertanya ini mengaku, "Sesungguhnya saya ini adalah utusan Allah kepadamu (untuk menyampaikan) bahwasanya Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai temanmu karena Dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Menggembirakan, lemah lembut, dan bermuka manis.&lt;/b&gt; Gembirakanlah bila mereka dalam kesulitan, karena dengan menggembirakannya, maka Allah akan menggembirakan kita di hari kiamat nanti. Bermuka manis, wajah berseri, tersenyum, akan menjadi sedekah bagi kita. Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun, meski hanya dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri. Allah mencintai kelemah-lembutan dalam segala sesuatu. Bahwa Allah itu Maha Lemah-Lembut, senang kepada kelembut-an. Ia memberikan kepada kelembutan sesuatu yang tidak diberikan-Nya kepada kekerasan, juga tidak diberikan kepada selainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Memberi hadiah dan menjamu makan.&lt;/b&gt; Hendaklah kalian suka memberi hadiah sebab ia akan menciptakan kasih sayang. Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang kedengkian. Saling memberi hadiah lah kalian, niscaya kalian saling mencintai dan hilang (dari kalian) kebencian. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Jangan berteman, kecuali dengan orang mukmin, dan jangan memakan makananmu kecuali orang yang bertakwa." (HR. Ahmad dihasankan oleh al-Albani) Khathabi berkata, "Yang dimaksud dengan jangan memakan makananmu, kecuali orang yang bertakwa adalah dengan cara mengundang mereka dalam suatu jamuan makan. Sebab jamuan makan bisa melahirkan rasa kasih sayang dan cinta di antara yang hadir"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Menjaga Rahasia dan berbaik sangka.&lt;/b&gt; Jagalah rahasia orang yang kau cintai. Membuka rahasia orang yang kau cintai berarti membuka rahasia diri sendiri. "Jauhilah oleh kalian berburuk sangka, karena buruk sangka adalah pembicaraan yang paling dusta" (HR.Bukhari dan Muslim). Yang dimaksud dengan berburuk sangka di sini adalah dugaan yang tanpa dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Menjalankan hak-hak hubungan cinta kasih.&lt;/b&gt; Jalankanlah hak-hak dalam hubungan cinta kasih. Dengan saudara-saudara kita, hak-haknya seperti: (a) Bila bertemu, memberi salam. Mengucapkan salam merupakan ikrar kesucian yang menandakan kesukaan dan kerelaan. Kata nabi: Sebarkan salam niscaya kamu saling menyukai. Dan wajib atas kamu menjauhi rasa benci, karena rasa benci itu pemotong. Aku tidak mengatakan kepadamu tentang memotong rumput, tetapi memotong agama. Salam juga merupakan doa. (b) Bila diundang, harus memenuhi undangan (c). Bila diminta nasehat, beri nasehat (d). Bila bersin, menimpali dengan doa Yarhamukallah (e). Bila sakit, harus ditengok (f).  Bila meninggal, mengantarkannya/berta'ziah. Dengan ibu/bapak kita, hak-haknya seperti: memenuhi panggilannya dengan kata-kata yang baik. Dengan istri/suami kita, hak-haknya seperti: istri mendapatkan pakaian dan makanan yang baik dari suaminya, suami tidak mengijinkan istrinya memasukkan tamu yang tidak disukai suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan panduan jalinan cinta kasih ini, kita bisa sampai pada tingkat Ikatan Hati... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-106439129675633780?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106439129675633780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106439129675633780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_09_01_archive.html#106439129675633780' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-106316892232386227</id><published>2003-09-10T11:42:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:27:21.173+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Tigabelas"&gt;Menjalin Cinta Kasih #1&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/rose.jpg" align="left"&gt;Sangat indah bila kita yang hidup di dunia ini semuanya dalam jalinan cinta. Tiada permusuhan, peperangan, terorisme dsb. Dunia menjadi aman dan damai dengan cinta. Lalu, dari diri kita sendiri sampai sejauh mana kita sudah menjalin cinta? Hanya sebatas kenal? Say hello? atau...? Ada empat tahap dalam proses menjalin cinta ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Saling Mengenal (Ta'aruf)&lt;/b&gt;. Tak kenal maka tak sayang. Ya, kenal merupakan tahap awal dalam menjalin cinta dan kasih sayang. Dia menciptakan kita bersuku-suku, berbangsa-bangsa dan berbeda warna kulit agar kita saling mengenal.. dan menjalin cinta kasih. Kita mencintai orang tua, kekasih, saudara, teman, karena kita mengenal mereka dan mereka juga mengenal kita. Begitu juga bila kita mencintai Tuhan dan Rasul kita, maka kita harus mengenal-Nya.. mengenal Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Saling Memahami (Ta'afum)&lt;/b&gt;. Dari kenal kita kita akan menuju ke tahap memahami. memahami karakteristiknya, stylenya, kebiasaannya, kemampuannya, kelebihannya, kekurangannya, semuanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Saling Menolong (Ta'awun)&lt;/b&gt;. Dari memahami maka akan menuju menjalin kasih ke tahap saling menolong. Baik itu materi maupun nonmateri. Jika kita memahami kesulitannya maka kita menolongnya, jika kita memahami kekurangannya maka kita melengkapinya. Jika kita memahami keburukannya maka kita bisa menasihatinya, dengan kesabaran dan kebenaran. Saling tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa, bukan dalam dosa dan pelanggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Ikatan Hati (Ta'liful Qulub)&lt;/b&gt;. Tahap yang paling tinggi dalam menjalin kasih adalah ikatan hati. Ibarat kasih seorang ibu kepada kita anaknya, ibarat cinta seseorang kepada pasangan jiwanya. Ibarat cinta Rasul kepada kita umatnya, dan ibarat cinta-Nya kepada kita hamba-Nya. Rasa satu hati, satu jiwa, dan satu tubuh.. Seorang muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara, ibarat satu tubuh yang bila salah satu terluka maka yang lain akan ikut terluka.. saling mengkhawatirkan.. saling peduli... begitu indahnya ikatan hati dalam menjalin cinta kasih... dengan berlandaskan Ridho-Nya semata.. berpegang erat pada Tali (agama)-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmm.. itulah tahapan menjalin cinta kasih. Cara-cara dalam menjalin cinta kasih, bersambung ke bagian dua... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-106316892232386227?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106316892232386227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106316892232386227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_09_01_archive.html#106316892232386227' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-106134310973441029</id><published>2003-08-20T08:31:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:28:02.383+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Duabelas"&gt;Cinta yang Sederhana&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/rain.jpg" align="left"&gt;"Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" kata seorang istri kepada suaminya sambil menyodorkan majalah tersebut. "Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana mengubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia....." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir..... "Maaf, apakah aku harus berhenti?" tanyanya. "Oh tidak, lanjutkan..." jawab suaminya. Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis di atas meja dan berkata dengan bahagia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu". Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin mengubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang.... ". Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan Cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis.....*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang sederhana, cinta yang apa adanya, cinta yang tidak macam-macam, cinta yang tidak diada-ada. Cinta yang sederhana ibarat air gunung yang turun mengalir ke laut tanpa mengeluh menempuh perjalanan dari gunung ke laut. Bukanlah sebaliknya, cinta yang komplek seperti air yang kita tuangkan dari bawah ke tungku di atas menara air, yang membutuhkan pompa atau alat bantu lainnya. Cinta yang sederhana, &lt;em&gt;bukan hanya sekedar kata-kata cinta&lt;/em&gt; yang diucapkan dari bibir yang indah, tapi dari tingkah laku nyata yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang sederhana tidak pernah ada kata menuntut, karena cinta adalah kekuatan dan pengorbanan, tanpa dituntut &lt;strong&gt;cinta bisa mengubah&lt;/strong&gt; dengan sendirinya. Yang lemah bisa menjadi kuat, yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin, yang tidak ada bisa menjadi ada dst. Orang yang jatuh cinta pasti ada perubahan diri. Yang biasanya makan sendiri lebih nikmat, menjadi lebih nikmat lagi bila makan berdua. "Apakah cintaku juga sedang memakan makanan enak yang aku makan? Kalau tidak, aku tidak akan memakannya, dan akan kubawakan untuknya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, cinta itu tidak diam... cinta yang sederhana ibarat awan yang berubah menjadi titik-titik air hujan. Karena cinta kepada Tuhannya, mahluk yang bernama awan bisa menjadi hujan, karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, kaum mukmin yang berada di Mekkah berpindah ke Madinah, karena cinta Romeo dan Juliet, mereka dari hidup menjadi matinya. Karena cinta ibu bapak, kita dari tiada menjadi ada seperti sekarang ini. Itulah cinta yang sederhana... cinta yang bukan cinta biasa, tapi cinta yang luar biasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;aku ingin mencintaimu dengan sederhana..&lt;br /&gt;seperti kata yang tak sempat diucapkan&lt;br /&gt;kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mencintaimu dengan sederhana..&lt;br /&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan&lt;br /&gt;awan kepada hujan yang menjadikannya tiada *&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe (*unknown)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-106134310973441029?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106134310973441029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106134310973441029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106134310973441029' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-106074434684820047</id><published>2003-08-13T10:12:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:29:55.706+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Sebelas"&gt;...Cinta&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/thisislove.jpg" align="left"&gt;Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi&lt;br /&gt;dikatakan kosong oleh si sopir. kemudian ia duduk, meletakkan tasnya dipangkuannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sudah lewat sejak Susan, 34, menjadi buta. Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan penglihatannya dan terlempar kedunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustrasi dan rasa kasihan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wanita yang independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, merasa tak berdaya dan menjadi beban bagi semua orang disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?" dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapapun seringnya ia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan itu -- penglihatannya takkan pernah pulih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustrasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekad untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran yang paling sulit yang pernah dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak dipinggir kota yang berseberangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula - mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru -- membuat mereka terburu-buru, dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti? Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. "Aku buta!" tujasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu kemana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku" Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan. Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi. Selama 2 minggu penuh Mark, menggunakan seragam militer lengkap, mengawal Susan ke dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari Susan bagimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya, untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus dan menyisakan 1 kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus. Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya 1 bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi kearah yang berlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, Selasa, Rabu, Kamis ... Setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil! ia mampu berangkat kerja tanpa dikawal. Pada hari Jum'at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata :"wah, aku iri padamu". Susan tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untk menjalani hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir, "Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?" Sopir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu". Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya."Apa maksudmu?" Kau tahu minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung". kata sopir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Mark memberikannya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk meyakinkan diri -- hadiah cinta yang bisa menjadi penerang dimanapun ada kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Unknown&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-106074434684820047?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106074434684820047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/106074434684820047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#106074434684820047' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105996545518469408</id><published>2003-08-04T09:50:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:31:58.250+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Sepuluh"&gt;Bermesraan Ala Rasulullah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/mesra.jpg" align="left"&gt;Bermesraan, itulah yang membuat hubungan suami-istri terasa indah dan nikmat. Caranya? Dalam berkomunikasi, ada dua jenis lambang yang bisa dipergunakan, yaitu lambang verbal dan lambang non verbal. Menurut penelitian Profesor Birdwhistell, maka nilai efektifitas lambang verbal dibanding non verbal adalah 35:65. Jadi, justru lambang non verbal yang lebih efektif dalam menyampaikan pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermesraan, adalah upaya suami istri untuk menunjukkan saling kasih sayang dalam bentuk verbal. Sentuhan tangan dan gerak tubuh lainnya, adalah termasuk lambang non verbal ketika suami berkomunikasi dengan istrinya. Komunikasi verbal semata belumlah efektif jika belum disertai oleh komunikasi non verbal, dalam bentruk kemesraan tersebut. Rasulullah saw pun merasakan pentingnya bermesraan dengan istri, sehingga beliau pun mempraktekkannya untuk menghias hari-hari dalam keluarganya, yang tecermin seperti dalam hadis-hadis berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Tidur dalam satu selimut bersama istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Atha' bin Yasar: "Sesungguhnya Rasulullah saw dan 'Aisyah ra biasa mandi bersama dalam satu bejana. Ketika beliau sedang berada dalam satu selimut dengan 'Aisyah, tiba-tiba 'Aisyah bangkit. Beliau kemudian bertanya, 'Mengapa engkau bangkit?' Jawabnya, 'Karena saya haidh, wahai Rasulullah.' Sabdanya, 'Kalau begitu, pergilah, lalu berkainlah dan dekatlah kembali kepadaku.' Aku pun masuk, lalu berselimut bersama beliau." (HR Sa'id bin Manshur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Memberi wangi-wangian pada auratnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;'Aisyah berkata, "Sesungguhnya Nabi saw apabila meminyaki badannya, beliau memulai dari auratnya dan mengolesinya dengan nurah (sejenis bubuk pewangi), dan istrinya meminyaki bagian lain seluruh tubuhnya. (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Mandi bersama istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Aku biasa mandi bersama dengan Nabi saw dengan satu bejana. Kami biasa bersama-sama memasukkan tangan kami (ke dalam bejana)." (HR 'Abdurrazaq dan Ibnu Abu Syaibah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Disisir istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya biasa menyisir rambut Rasulullah saw, saat itu saya sedang haidh".(HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Meminta istri meminyaki badannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya meminyaki badan Rasulullah saw pada hari raya 'Idul Adh-ha setelah beliau melakukan jumrah 'aqabah." (HR Ibnu 'Asakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Minum bergantian pada tempat yang sama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, dia berkata, "Saya biasa minum dari muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil muk, lalu saya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya." (HR 'Abdurrazaq dan Sa'id bin Manshur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Membelai istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan beliau mesti mengelilingi kami semua (istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampiri dan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga beliau singgah ke tempat istri yang beliau giliri waktunya, lalu beliau bermalam di tempatnya." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Mencium istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, bahwa Nabi saw biasa mencium istrinya setelah wudhu', kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhu'nya."(HR 'Abdurrazaq)&lt;br /&gt;Dari Hafshah, putri 'Umar ra, "Sesungguhnya Rasulullah saw biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Tiduran di Pangkuan Istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Nabi saw biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca al-Qur'an." (HR 'Abdurrazaq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10. Memanggil dengan kata-kata mesra&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw biasa memanggil Aisyah dengan beberapa nama panggilan yang disukainya, seperti 'Aisy, dan Humaira (pipi merah delima).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;11. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw biasa memijit hidung 'Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, "Wahai 'Uwaisy, bacalah do'a: 'Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan." (HR Ibnu Sunni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;12. Membersihkan tetesan darah haidh istri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Aku pernah tidur bersama Rasulullah saw di atas satu tikar ketika aku sedang haidh. Bila darahku menetes ke tikar itu, beliau mencucinya di bagian yang terkena tetesan darah dan beliau tidak berpindah dari tempat itu, kemudian beliau shalat di tempat itu pula, lalu beliau berbaring kembali di sisiku. Bila darahku menetes lagi ke tikar itu, beliau mencuci di bagian yang terkena darah itu saja dan tidak berpindah dari tempat itu, kemudia beliau pun shalat di atas tikar itu." (HR Nasa'i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;13. Bermesraan walau istri haidh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya biasa mandi bersama Rasulullah saw dengan satu bejana, padahal kami sama-sama dalam keadaan junub. Aku biasa menyisir rambut Rasulullah ketika beliau menjalani i'tikaf di masjid dan saya sedang haidh. Beliau biasa menyuruh saya menggunakan kain ketika saya sedang haidh, lalu beliau bermesraan dengan saya." (HR 'Abdurrazaq dan Ibnu Abi Syaibah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;14. Memberikan hadiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, "Ketika Nabi saw menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, 'Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu." Ia (Ummu Kultsum berkata, "Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah saw, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;15. Segera menemui istri jika tergoda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir, sesungguhnya Nabi saw pernah melihat wanita, lalu beliau masuk ke tempat Zainab, lalu beliau tumpahkan keinginan beliau kepadanya, lalu keluar dan bersabda, "Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa setan....Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu." (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu indahnya kemesraan Rasulullah saw kepada para istrinya, memberikan gambaran betapa Islam sangat mementingkan komunikasi non verbal ini, karena bahasa tubuh ini akan lebih efektif menyatakan cinta dan kasih sayang antara suami istri. Nah, silakan mencoba... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Ira Istadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105996545518469408?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105996545518469408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105996545518469408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_08_01_archive.html#105996545518469408' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105946473161144496</id><published>2003-07-29T14:45:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:42:55.580+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Sembilan"&gt;Tidak Cukup Hanya Cinta&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/notenough.jpg" align="left"&gt;Love just ain't enough, err... yups... selain cinta ada tujuh hal lagi yang diperlukan dalam suatu hubungan cinta. Kami menyebutnya &lt;b&gt;8S&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;8 Saling&lt;/b&gt; termasuk saling cinta :-) Mau tau?&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Setia&lt;/b&gt;. Kesetiaan merupakan fondasi dasar dari suatu hubungan. Dengan kesetiaan maka tiada kata penghianatan, setia hingga akhir nanti. Tak pernah berhenti hingga ujung waktu. Dari dunia hingga ke akhirat nanti...&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Mengerti&lt;/b&gt;. Pengertian akan menghindari kesalahpahaman, saling mengerti kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga bisa saling melengkapi, mengerti situasi dan keadaan masing-masing. Pengertian juga menumbuhkan saling menghargai, saling menghormati, saling mengerti kebutuhan, keinginan, sifat pasangannya. Saling mengerti di saat menangis maupun tertawa. Saling mengerti bahwa hidup adalah perjuangan, sehingga dapat mengarungi hidup bersama dengan ikhlas dan rasa syukur.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Percaya&lt;/b&gt;. Kepercayaan merupakan hal terpenting. Dengan kepercayaan maka semuanya akan berjalan dengan aman dan damai. Saling mempercayai isi hati, ucapan, dan tindakan sehingga tidak pernah ada kata curiga.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Jujur&lt;/b&gt;. Jujur adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Saling jujur menghindari kebohongan, kepura-puraan. Dan yang paling utama adalah saling jujur terhadap diri sendiri.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Berhubungan&lt;/b&gt;. Berhubungan itu sangat perlu, minimal lewat kata-kata, ucapan salam (karena salam adalah doa). Kalau jarak berjauhan bisa berhubungan dengan surat yang dikirim dengan burung merpati, lewat kurir, atau sekarang sudah lebih canggih menggunakan internet (email, chatting), telepon, SMS, dsb. Jangan sampai pernah terputus. Khusus untuk yang sudah menikah, jangan sampai terputus hubungan intim.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Searah&lt;/b&gt;. Mempunyai tujuan yang sama, saling mengingatkan. Karena satu perahu lain tujuan pulau mana bisa? Atau mendaki ke puncak tapi lain gunung tidak akan pernah bertemu.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;  &lt;li&gt;&lt;b&gt;Saling Terbuka&lt;/b&gt;. Saling mau mendengarkan, menerima pendapat, kritik membangun, transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi.. sehingga semuanya jelas..clearrr...&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dengan delapan saling ini mudah-mudahan cinta kita semakin kuat... jangan pernah berhenti mencintai ya... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105946473161144496?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105946473161144496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105946473161144496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105946473161144496' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105833074287761259</id><published>2003-07-16T11:45:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:47:27.603+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Delapan"&gt;Manajemen Stress&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/stress.jpg" align="left"&gt;Dalam hidup ini kita kadang mengalami apa yang dinamakan stress. Stres dan kegelisahan menurut penelitian dapat memicu sakit kepala, tegang otot, dan kadang menaikkan tekanan darah. Menurut penelitan yang sama juga menyebutkan, stres mengurangi sistem imunitas. Akibatnya sudah bisa diduga, kita akan mudah terkena penyakit. Ada beberapa cara untuk memanajemen stress ini, diantaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Meninggalkan sejenak beban rutinitas kita&lt;/b&gt;. Seperti dikisahkan berikut ini: Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey. "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat. Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada di pundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Melakukan kegitan-kegitan yang mengurangi stress&lt;/b&gt;. Seperti:(a) &lt;i&gt; Mendekatkan diri kepada-Nya&lt;/i&gt;, seperti sholat malam, membaca Al Qur'an dsb. (b). &lt;i&gt;berolah raga&lt;/i&gt; (seperti jalan-jalan yang murah-meriah, apalagi selama perjalanan menemukan hal2 yang menarik), (c). &lt;i&gt;Menghubungi teman/cintamu&lt;/i&gt; (curhat kali ya...apalagi bisa mendapat dukungan teman dsb), (d). &lt;i&gt;Bekerja di rumah&lt;/i&gt;, seperti menyapu, mengepel, memasak, berkebun, mendampingi adik/anak mengerjakan PR. Lebih asyik klo dikerjakan berdua :-) (e) &lt;i&gt;Mengurangi kafein&lt;/i&gt; untuk mengurangi detak jantung/tekanan darah lebih tinggi, (f) &lt;i&gt;Tertawa&lt;/i&gt;, dengan melihat hal2 yang lucu (g) &lt;i&gt;Menangis/Teriak&lt;/i&gt; untuk menghilangkan 'sesak' di dada (h)&lt;i&gt;Pijat&lt;/i&gt; untuk melancarkan peredaran darah dan lebih rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Memahami Batas Kemampuan&lt;/b&gt;. Masih ingat rumus stress? Dalam ilmu Fisika, stress dirumuskan dalam P = F/A, dimana P adalah stress, F adalah Gaya (tarikan atau dorongan), dan A adalah luas penampang yang memiliki gaya tersebut. Jadi, dapat dianalogikan secara non fisik stress berbanding lurus dengan dorongan/keinginan/kemauan. Semakin besar keinginan... maka semakin stress. Dan berbanding terbalik dengan luasnya kemampuan kita dalam mencapai keinginan tersebut. Semakin besar kemampuan kita, maka semakin kecil stress. Keinginan gede kemampuan ga ada.. stress kan? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita (seperti cinta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe (dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105833074287761259?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105833074287761259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105833074287761259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105833074287761259' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105791157472840467</id><published>2003-07-11T15:19:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:48:13.823+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Tujuh"&gt;Three Words&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/three.jpg" align="left"&gt;There are many things that you can do to strengthen your relationships. Often the most effective thing you can do involves saying just three words. When spoken sincerely, these statements often have the power to develop new friendships, deepen old ones and even bring healing to relationships that have sourerd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The following three-word phrases can be tools to help develop every relationship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Let me help.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Good friends see a need and then try to fill it. When they see a hurt they do what they can to heal it. Without being asked, they jump in and help it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.  I understand you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;People become closer and enjoy each other more when the other person accepts and understands them. Letting your spouse know - in so many little ways - that you understand them, is one of the most powerful tools for healing your relationship. And this can apply to any relationship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.  I respect you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Respect is another way of showing love. Respect demonstrates that another person is a true equal.  If you talk to your children as if they were adults you will strengthen the bonds and become closer friends.  This applies to all interpersonal relationships.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.  I miss you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perhaps more marriages could be saved and strengthened if couples simply and sincerely said to each other "I miss you."  This powerful affirmation tells partners they are wanted, needed, desired and loved.  Consider how important you would feel, if you received an unexpected phone call from your spouse in the middle of your workday, just to say "I miss you."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.  Maybe you're right.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;This phrase is very effective in diffusing an argument.  The implication when you say "maybe you're right" is the humility of admitting, "maybe I'm wrong".  Let's face it.  When you have an argument with someone, all you normally do is solidify the other person's point of view. They, or you, will not likely change their position and you run the risk of seriously damaging the relationship between you.  Saying "maybe you're right" can open the door to explore the subject more.  You may then have the opportunity to express your view in a way that is understandable to the other person.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Please forgive me.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Many broken relationships could be restored and healed if people would admit their mistakes and ask for forgiveness. All of us are vulnerable to faults, foibles and failures. A man should never be ashamed to own up that he has been in the wrong, which is saying, in other words, that he is wiser today than he was yesterday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7.   I thank you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gratitude is an exquisite form of courtesy. People who enjoy the companionship of good, close friends are those who don't take daily courtesies for granted. They are quick to thank their friends for their many expressions of kindness. On the other hand, people whose circle of friends is severely constricted often do not have the attitude of gratitude.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8.  Count on me.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;A friend is one who walks in when others walk out. Loyalty is an essential ingredient for true friendship.  It is the emotional glue that bonds people. Those that are rich in their relationships tend to be steady and true&lt;br /&gt;friends. When troubles come, a good friend is there indicating "you can count on me."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9.   I'll be there.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;If you have ever had to call a friend in the middle of the night, to take a sick child to hospital, or when your car has broken down some miles from home, you will know how good it feels to hear the phrase "I'll be there."&lt;br /&gt;Being there for another person is the greatest gift we can give. When we are truly present for other people, important things happen to them and us. We are renewed in love and friendship. We are restored emotionally and spiritually. Being there is at the very core of civility.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10.  Go for it.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;We are all unique individuals. Don't try to get your friends to conform to your ideals.  Support them in pursuing their interests, no matter how far out they seem to you.  God has given everyone dreams, dreams that are unique to that person only. Support and  encourage your friends to follow their dreams. Tell them to "go for it."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;11.  I love you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perhaps the most important three words that you can say. Telling someone that you truly love them satisfies a person's deepest emotional needs. The need to belong, to feel appreciated and to be wanted. Your spouse, your children, your friends and you, all need to hear those three little words: "I love you."  Love is a choice.  You can love even when the feeling is gone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;12.  God bless you.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;If you are moslem, say Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Unknown&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105791157472840467?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105791157472840467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105791157472840467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105791157472840467' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105763832449251966</id><published>2003-07-08T11:25:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:48:57.013+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Enam"&gt;Pencarian Cinta&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/searching4love.jpg" align="left"&gt;Pernah mencari cinta? seperti plato mencari cinta, dia bertanya pada gurunya "Bagaimana saya menemukan cinta?" dijawab oleh gurunya "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta." Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?" Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya." Gurunya kemudian menjawab "Jadi ya itulah cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin seperti Arjuna yang mencari cinta? mendaki gunung tertinggi, menjelajahi isi bumi, mengarungi laut samudra. Atau seperti Ibrahim A.S yang mencari cinta? ketika malam datang terlihat bintang, "inikah yang aku cari?" Tapi ketika pagi tiba bintangpun menghilang "aku tak menyukai yang tenggelam". Begitu pun ketika melihat rembulan, melihat matahari yang lebih besar sinarnya, hingga akhirnya beliau menemukan cintanya... Yang menciptakan bintang, rembulan, matahari dan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana? Sudah menemukan cinta? mudah2an kita sudah menemukan &lt;strong&gt;sumber cinta dari segala cinta (Allah SWT)&lt;/strong&gt;, seperti nabiyullah Ibrahim A.S. karena insyaAllah dengan begitu kita akan menemukan cinta-cinta yang lain. &lt;strong&gt;Cinta kepada Rasulullah SAW&lt;/strong&gt; yang sangat mencintaimu, kemudian cinta kepada &lt;strong&gt;Ibumu&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;ayahmu&lt;/strong&gt; yang dengan cinta membesarkanmu, cinta kepada &lt;strong&gt;suami/istrimu&lt;/strong&gt; yang mendampingimu, kepada keluargamu, kepada tetanggamu, orang-orang yang lemah di antaramu, kerabatmu, dan seluruh mahluk-Nya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105763832449251966?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105763832449251966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105763832449251966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105763832449251966' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-105704940509466770</id><published>2003-07-01T15:50:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:50:06.006+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Lima"&gt;Cinta Yang Terhebat&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/biglove2.jpg" align="left"&gt;Belum pernah aku menemukan cinta seorang manusia kepada manusia lainnya yang begitu hebatnya, kecuali satu. Siapa? Romeo dan Juliet? Bukan. Rama dan Sinta? Bukan juga. Lalu? Cinta Rasulullah SAW. Kepada Istrinya, Khadijah? Bukan. Kepada Aisyah? Bukan Juga. Lalu? Ya cinta beliau kepada kita, umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita klimaksnya dalam bahasa saya kira-kira seperti ini. Kisah ini terjadi di akhir masa hidup beliau. Saat itu tanggal 12 rabiul awal tepat 63 tahun dari tanggal kelahiran beliau. Allah memerintahkan malaikat maut, Izroil, untuk menemui dan menyampaikan berita bahwa ia ditugasi mengambil ruh kekasih-Nya. Dengan syarat, itu juga kalau beliau berkenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malakaikat Izroil menjalankan tugas menuju rumah rasulullah. Saat itu rasulullah sedang terbaring sakit, sakit yang kedua kali selama hidupnya. Diketuklah pintu dan diucapkannya salam. Fatimah Az Zahra binti Muhammad, putri bungsu Rasulullah, menjawab salam itu dan keluar menemui sang tamu (Malaikat Izroil). Fatimah menjelaskan bahwa ayahnya sedang sakit keras dan tidak dapat diganggu. Fatimah menyarankan untuk kembali lain kali. Izroil pun tidak berhasil menemui Rasulullah. Untuk kedua kalinya selang beberapa waktu Izroil kembali ke rumah Rasulullah dan kembali pula gagal karena Fatimah yang menemuinya menyarankan untuk kembali lain kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala ketiga, Izroil datang dengan ucapan salam yang keras sehingga terdengarlah oleh Rasulullah. Siapakah itu wahai anakku?&amp;quot; &amp;quot;Tak tahulah ayah, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,&amp;quot; tutur Fatimah lembut. &amp;quot;Suruhlah ia masuk menemuiku, ia adalah malaikat yang memisahkan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia, dialah malaikatul maut&amp;quot;. Fatimah pun menahan ledakan tangisnya, kemudian Izroil pun masuk menemui Rasulullah dan memberi kabar bahwa ia meminta izin Rasulullah untuk mengambil nyawa atas perintah Allah. Rasulullah bersedia diambil nyawanya dengan beberapa pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;quot;&lt;b&gt;Apa hakku nanti di hadapan Allah?&amp;quot;&lt;/b&gt; tanya Rasulullah. Izroil pun kembali ke atas arsy untuk menemui Allah guna memperoleh jawabannya. Setelah diberi jawaban, Izroil pun kembali kepada Rasulullah. Jawab Izroil: &lt;i&gt;&amp;quot;Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu&amp;quot;.&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;Ternyata hal itu tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. &amp;quot;Engkau tidak senang mendengar kabar ini?&amp;quot;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;quot;Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?&amp;quot;&lt;/b&gt; Allah mengutus malaikat Jibril untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Rasul&lt;br /&gt;A?	3:???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-105704940509466770?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105704940509466770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/105704940509466770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_07_01_archive.html#105704940509466770' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-95967076</id><published>2003-06-24T09:47:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:51:04.740+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Empat"&gt;Tujuh Tanda Cinta&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/signoflove.jpg" align="left"&gt;Aku punya tujuh tanda cinta, yang apabila engkau mendapatkan ketujuhnya maka kamu bisa tahu bahwa engkau benar-benar telah mendapatkan cinta yang seutuhnya. Ini aku berikan ketujuh tanda itu...&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;b&gt;Cinta itu suci&lt;/b&gt;, sampai dikatakan juga cinta itu putih, indah. Suci karena cinta merupakan anugerah terindah dari Yang Maha Penyayang yang membuat kita menjadi tenteram dan damai. Cinta bukanlah ancaman atau gangguan. Itulah kesucian dan kedamaian cinta, &lt;i&gt;cinta bukan nafsu&lt;/i&gt;. Syahwat adalah nafsu. Hati-hati membedakannya, jangan sampai terjebak! Cinta dan syahwat dapat dihalalkan dalam suatu ikatan yang namanya pernikahan. Menikah berarti menyempurnakan setengah agama, mecintai rasulullah karena menjalankan sunnahnya... so ikatlah cinta dengan pernikahan.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;  &lt;b&gt;Cinta itu buta&lt;/b&gt;, Buta karena &lt;i&gt;cinta bukan dilihat dengan mata&lt;/i&gt; apalagi dipikirkan dengan akal, tapi cinta dirasakan dengan hati. Cinta hanya dapat dirasakan bukan dilihat atau dipikirkan. Indahnya cinta tidak seperti indahnya melihat bintang di langit, tapi indahnya cinta dengan merasakan pancaran hati, karena cinta tersimpan dalam hati. Karenanya lihatlah cinta dari hati, bila engkau memilih seseorang menjadi cintamu, kata rasulullah maka pilihlah hatinya (agamanya, akhlaknya) jangan kecantikannya, kekayaannya, maupun kepandaiannya. Bila engkau memilih karena hatinya, maka engkau akan mendapatkan kecantikannya, kekayaannya, dan kepandaiannya... insyaAllah.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;  &lt;b&gt;Cinta itu pengabdian&lt;/b&gt;, atau dapat dikatakan cinta itu pengorbanan. Apapun akan dilakukan demi cinta. &lt;i&gt;Everything I do I do it for you&lt;/i&gt;. Cinta bukanlah ini aku, untuk aku... tapi ini semua untuk kamu, jiwa dan raga.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;b&gt;Cinta itu kekuatan&lt;/b&gt;, atau dapat dikatakan cinta itu ajaib, aneh. Karena cinta, seseorang yang lemah bisa menjadi kuat, yang tidak bisa dapat menjadi bisa, yang tidak biasa menjadi biasa, &lt;i&gt;sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin&lt;/i&gt; karena cinta.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;  &lt;b&gt;Cinta itu berbagi&lt;/b&gt;, berbagi dalam semua hal. Berbagi kebahagiaan, berbagi kesusahan, semuanya. Engkau sakit aku ikut merasakan sakit, engkau bahagia aku ikut merasa bahagia. Berbagi berarti cinta itu tidak egois. Cinta itu selalu memberi/membagi apa yang dipunyai, sebagian bahkan mungkin semua.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;b&gt;Cinta itu memiliki&lt;/b&gt;, atau dapat dikatakan cinta itu amanah. Karena pemilik akan selalu menjaga miliknya, jadi&lt;i&gt; cinta harus dijaga&lt;/i&gt;, tidak boleh merana apalagi sampai menderita. Karena itu kita kadang khawatir akan kehilangan cinta. Karena kita membutuhkan cinta. Dan kita bahkan tanpa sadar baru merasakan cinta saat cinta telah pergi.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;b&gt;Cinta itu dekat&lt;/b&gt;, atau dapat dikatakan cinta itu teringat-ingat, terbayang-bayang. Jauh di mata dekat di hati. Dimanapun berada, &lt;i&gt;ia selalu hadir dekat di hati&lt;/i&gt;, bahkan tanpa sadar kita selalu menyebutnya, memanggil namanya. Cinta tak mengenal ruang dan waktu, so jika cinta maka mendekatlah...&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tujuh tanda cinta... apakah engkau sudah menemukannya? Jika engkau telah menentukan pilihanmu, maka jangan tanyakan apakah engkau mencintainya atau tidak, tapi pertaruhkan semuanya ke dalam pilihanmu itu... termasuk tujuh tanda cinta ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Vefe&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-95967076?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95967076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95967076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#95967076' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-95936850</id><published>2003-06-23T13:11:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:51:36.093+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Tiga"&gt;Bukan Romantisme Biasa... &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/flower.jpg" align="left"&gt;Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan yang hangat yang muncul ketika saya bersender di bahunya yang bidang. tiga tahun dalam masa kenalan dan bercumbu, sampai sekarang, dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus mengakui, bahwa saya mulai merasa lelah dengan semua ini, alasan-2 saya mencintainya pada waktu dulu, telah berubah menjadi sesuatu yang melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif dan berperasaan halus, saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang menginginkan permen. Dan suami saya bertolak belakang dari saya, rasa sensitifnya kurang, dan ketidakmampuannya untuk menciptakan suasana yang romantis di dalam pernikahan kami telah mematahkan harapan saya tentang cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, akhirnya saya memutuskan untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, yaitu saya menginginkan perceraian. &lt;br /&gt;"Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Saya lelah, terlalu banyak alasan yang ada di dunia ini", jawab saya. &lt;br /&gt;Dia terdiam dan termenung sepanjang malam dengan renungan yang tidak putus-putusnya. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang saya bisa harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, " Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?" Seseorang berkata, mengubah kepribadian orang lain sangatlah sulit dan itu benar, saya pikir, saya mulai kehilangan kepercayaan bahwa saya bisa mengubah pribadinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menatap dalam-dalam matanya dan menjawab dengan pelan, " Saya punya pertanyaan untukmu, jika kamu dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya&lt;br /&gt;akan merubah pikiran saya. Seandainya katakanlah saya menyukai setangkai bunga yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu&lt;br /&gt;akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?"  Dia berkata, " Saya akan memberikan jawabannya besok."&lt;br /&gt;Hati saya langsung gundah mendengar responnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya melihat selembar kertas dengan coret-2an tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan.... &lt;br /&gt;"Sayang, Saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya kembali. &lt;br /&gt;"Kamu hanya bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya supaya saya bisa menolong untuk memperbaiki programnya." &lt;br /&gt;"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa masuk mendobrak rumah , membukakan pintu untukmu." &lt;br /&gt;"Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus memberikan mata saya untuk mengarahkanmu." &lt;br /&gt;"Kamu selalu pegal-2 pada waktu "teman baikmu" datang setiap bulannya, saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal." &lt;br /&gt;"Kamu senang diam didalam rumah, dan saya kuatir kamu akan jadi "aneh". Saya harus memberikan mulut saya untuk menceritakan lelucon-2 dan cerita-2 untuk menyembuhkan kebosananmu." &lt;br /&gt;"Kamu selalu menatap komputermu dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya sehingga ketika nanti kita tua, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu." &lt;br /&gt;"Saya akan memegang tanganmu, menelusuri pantai, menikmati sinar matahari dan pasir yang indah?menceritakan warna-2 bunga kepadamu yang bersinar seperti wajah cantikmu?" &lt;br /&gt;"Juga sayangku, saya begitu yakin ada banyak orang yang mencintaimu lebih dari saya mencintaimu? Saya tidak akan mengambil bunga itu lalu mati?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur? dan saya membaca kembali? &lt;br /&gt;"Dan sekarang sayangku? Kamu telah selasai membaca jawaban saya, jika kamu puas dengan semua jawaban ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang&lt;br /&gt;berdiri disana dengan susu segar dan roti kesukaanmu?"&lt;br /&gt;Saya segera membuka pintu dan melihat wajahnya yang penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti. Oh, saya percaya, tidak ada orang yang pernah mencintai saya seperti yang dia lakukan dan mengetahui saya harus melupakan "bunga" itu sendiri? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah hidup, atau boleh dikatakan, cinta, ketika seseorang dikelilingi dengan cinta, kemudian perasaan itu mulai berangsur-angsur hilang dan ketika kita mengabaikan cinta sejati yang berada diantara kedamaian dan kesepian? Cinta menunjukkan berbagai macam bentuknya, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan dangkal, atau bahkan tidak punya bentuk, bisa juga dalam bentuk yang tidak ingin kita ketahui? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga, saat-saat yang romantis hanyalah bentuk awal dari hubungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author: Unknown&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-95936850?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95936850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95936850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#95936850' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-95854433</id><published>2003-06-20T13:38:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:52:26.103+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Dua"&gt;Duhai suamiku... &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/marriage1.jpg" align="left" width="71" height="99"&gt;Duhai suamiku... &lt;br /&gt;Kadangkala mungkin tergambar di benak fikiranmu, bahwa engkau telah salah ketika memilih diriku menjadi pasanganmu. Kadang kala ia mengganggu dalam pergaulan sehari-harimu denganku, terkadang ku takut perasaan cintamu berubah menjadi benci, limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan, dan ketenangan pun berubah menjadi ketegangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku..... &lt;br /&gt;Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan. Waktu di rumah pun, kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu. &lt;br /&gt;Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu. Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu. Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain. Bukankah Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, "Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, "Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka." Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, "Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai." (HR. Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya? Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Allah yang Maha Sempurna. Tidaklah sepatutnya&lt;br /&gt;bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu. Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu. Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku. Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, Ali bin Abi Tholib saat ditanya oleh seseorang, "Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan, dengan siapakah sepatutnya aku nikahkan dia?" Ali r.a. pun menjawab, "Kawinkanlah dia dengan lelaki yang bertakwa kepada Allah, sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan menzaliminya." Ku harap engkaulah laki-laki itu, duhai suamiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan, sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu. Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku. Bukankah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab, "Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian." Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Suamiku... &lt;br /&gt;Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak? Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada suami-suami yang berlaku baik terhadap istri-istri mereka? Renungkanlah bahwa, "Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya. Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya." [HR Muslim]. Kudoakan bahwa engkaulah yang kelak salah satu yang menempati singgasana tersebut, dan aku adalah permaisuri di istanamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu. Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat putra-putrimu. Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya? Semoga engkau selalu mendampingiku dalam mendidik putra-putri kita dan bertakwa kepada Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Allah, Engkau-lah saksi ikatan hati ini... Aku telah jatuh cinta kepada lelaki pasangan hidup ku, jadikanlah cinta ku pada suamiku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. Namun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu, hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. Jika ia rindu, jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku, jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu. Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu, ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. Nyalakanlah hati kami dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya rabbal alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Author:  Panji Abu Aufa Hidayatullah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-95854433?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95854433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/95854433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_06_01_archive.html#95854433' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5384252.post-94190897</id><published>2003-05-12T14:42:00.000+07:00</published><updated>2004-05-12T14:52:56.806+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="entrytitle"&gt;&lt;a name="Satu"&gt;Surat Terakhir Seorang Supir Truk&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://www.fenointermedia.com/ferru/blog/mail1.jpg" align="left" width="110" height="74"&gt;Steamboat Mountain adalah pembunuh, dan sopir truk yang menyusuri jalan raya Alaska memperlakukannya dengan hormat, terutama di musim dingin. Tikungan dan belokan jalan di gunung itu dan tebingnya yang curam menukik tajam dari jalanan berlapis es. Tak terhitung truk dan sopir truk yang tersesat di situ dan masih banyak lagi yang diyakini akan mengikuti jejak terakhir mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu perjalanan di jalan raya itu, aku bertemu dengan Royal Canadian Mounted Police (polisi Kanada) dan beberapa mobil derek menarik sisa sebuah mobil menaiki tebing terjal. Aku memarkir trukku dan menghampiri sekelompok sopir truk yang diam mengawasi mobil hancur yang mulai muncul dari jurang. Salah seorang polisi menghampiri kami dan berkata perlahan, "Saya  minta maaf," katanya, "Sopirnya sudah meninggal saat kami menemukannya. Ia pasti melampaui jalan ini dua hari yang lalu waktu ada badai salju yang buruk. Tak terlihat banyak jejak. Untung kami melihat sinar matahari memantulkan logamnya." Ia menggelengkan kepalanya perlahan dan merogoh saku mantelnya.&lt;br /&gt;"Ini.. mungkin  kalian sebaiknya membaca ini. Rupanya dia masih hidup beberapa jam sebelum mati kedinginan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum pernah melihat polisi berlinangan air mata. Aku selalu menyangka mereka sudah sering melihat kematian dan kesusahan sehingga mereka sudah kebal, tapi ia menghapus air mata saat ia menyerahkan surat itu kepadaku. Selagi aku membacanya, aku mulai menangis. Semua supir terdiam membaca kata2 itu, lalu berjalan kembali ke truknya masing2. Kata-kata itu terpatri dalam ingatanku, dan sekarang, bertahun2 kemudian, surat itu masih terlihat jelas seakan aku memegangnya di hadapanku. Aku ingin berbagi yang diceritakan surat itu dengan Anda dan keluarga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desember, 1974&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku yang tercinta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada orang yang ingin menulis surat seperti ini, tapi aku cukup beruntung memiliki kesempatan untuk mengatakan apa yang sering lupa kukatakan. Aku mencintaimu, Sayang. Kamu sering berkelakar bahwa aku lebih mencintai truk daripada kamu karena aku lebih banyak menghabiskan waktu dengannya. Aku memang mencintai mesin ini - ia baik padaku. Ia menemaniku dalam masa sulit dan tempat yang sulit. Aku selalu dapat mengandalkannya dalam perjalanan panjang dan ia dapat melaju cepat. Ia tak pernah mengecewakanku. Tapi, tahu tidak? Aku mencintaimu karena alasan yang sama. Kamu juga selalu menemaniku dalam waktu yang sulit dan tempat yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat truk kita yang pertama? Truk rongsokan yang selalu membuat kita bangkrut, tapi yang selalu mengumpulkan cukup uang untuk kita makan? Kamu harus mencari pekerjaan supaya kita dapat membayar sewa rumah dan bon tagihan. Setiap sen yang kuhasilkan dipakai untuk truk, sementara uangmu memberi kita makanan dan atap untuk bernaung. Aku ingat aku pernah mengeluhkan truk itu, tapi aku tak pernah mendengarmu mengeluh waktu pulang kerja dengan lelah dan aku meminta uang darimu untuk pergi lagi. Seandainya pun kamu mengeluh, mungkin aku tak mendengarnya. Aku terlalu terlena oleh masalahku sendiri sehingga tak pernah memikirkan masalahmu. Aku memikirkannya sekarang, semua yang kau korbankan untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian, liburan, pesta, teman. Kamu tak pernah mengeluh dan entah bagaimana aku tak pernah ingat untuk berterima kasih padamu untuk menjadi dirimu. Saat aku duduk minum kopi bersama teman2, aku selalu membicarakan trukku, kendaraanku, pembayaranku. Rupanya aku lupa bahwa kamu adalah mitraku meskipun kamu tak berada bersamaku. Pengorbanan dan keteguhan hati dari pihakku dan dari pihakmu jugalah yang akhirnya membelikan kita truk baru. Aku begitu bangga dengan truk itu hingga rasanya seperti ingin meledak. Aku bangga  akan dirimu juga, tapi aku tak pernah mengatakannya. Aku menganggap kamu pasti sudah tahu, tapi andai aku melewatkan waktu untuk akan mengatakannya. Bertahun-tahun selama aku mendera aspal, aku selalu tahu doamu mengiringiku. Tapi kali ini doa ini tidak cukup. Aku cedera parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini perjalananku yang terakhir dan aku ingin mengatakan semua yang seharusnya kukatakan sebelumnya. Hal yang terlupakan karena aku terlalu sibuk dengan truk dan pekerjaan. Aku  memikirkan ulang tahunmu dan ulang tahun pernikahan kita yang terlupakan. Drama sekolah dan pertandingan hoki yang kauhadiri  sendirian karena aku sedang di jalanan. Aku memikirkan malam2 sepi yang kau lewatkan seorang diri, bertanya-tanya di mana aku berada dan bagaimana keadanku. Aku memikirkan semua saat aku ingin meneleponmu hanya untuk menyapa tapi tak pernah jadi. Aku memikirkan perasaanku yang damai karena tahu kamu berada di rumah bersama anak2 menungguku. Tiap kali ada makan malam keluarga, kau selalu harus menghabiskan seluruh waktumu untuk menjelaskan kepada orang tuamu mengapa aku tak dapat hadir. Aku sibuk mengganti  oli; aku sibuk  mencari onderdil; aku sedang tidur karena harus berangkat pagi2 esoknya. Selalu ada alasan, tapi rasanya sekarang alasan itu tak Begitu penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kita menikah, kamu tak tahu cara mengganti lampu. Tapi, setelah beberapa tahun, kamu mampu memperbaiki perapian selagi badai, sementara aku menunggu muatan di Florida. Kamu menjadi montir yang cukup baik, membantuku memperbaiki, dan aku bangga sekali akan dirimu waktu kamu melompat ke dalam truk dan mundur melindas semak mawar. Aku bangga akan dirimu saat aku masuk ke halaman dan melihatmu tidur di mobil menungguku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu jam dua subuh atau jam dua siang, kamu selalu kelihatan seperti seorang bintang film bagiku. Kamu cantik sekali. Mungkin aku tak mengatakannya akhir2 ini, tapi kamu memang cantik. Aku banyak berbuat kesalahan dalam hidupku, tapi seandainya aku pernah mengambil satu keputusan bagus, itu adalah saat aku melamarmu. Kamu tak akan pernah bisa mengerti apa yang membuatku terus mengemudikan truk. Aku juga tak mengerti, tapi itulah cara hidupku. Masa susah, masa senang, kamu selalu ada. Aku mencintaimu, Sayang, dan aku mencintai anak-anak. Tubuhku sakit, tapi hatiku jauh lebih sakit. Kamu tak akan hadir saat aku mengakhiri perjalanan ini. Untuk pertama kalinya sejak kita bersama, aku benar2 sendirian dan aku takut. Aku sangat membutuhkanmu, dan aku tahu sudah terlambat. Lucu juga ya, tapi yang kumiliki sekarang adalah truk ini. Truk terkutuk ini yang mengatur hidup kita begitu lama. Baja rongsok tempatku hidup selama bertahun-tahun. Tapi truk ini tak dapat membalas cintaku. Hanya kamu yang bisa. Kamu beribu mil jauhnya, tapi aku merasakan dirimu bersamaku di sini. Aku dapat melihat wajahmu dan merasakan cintamu dan aku takut melakukan perjalanan terakhir ini sendirian. Katakanlah pada anak-anak bahwa aku sangat mencintai mereka dan jangan  ijinkan mereka bekerja sebagai supir truk. Mungkin cuma itu, Manis. Ya Tuhan, aku betul-betul mencintaimu.Jagalah dirimu dan ingatlah selalu bahwa aku mencintaimu melebihi segala yang ada dalam hidup ini. Aku cuma lupa mengatakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu,&lt;br /&gt;Bill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5384252-94190897?l=vefe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/94190897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5384252/posts/default/94190897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vefe.blogspot.com/2003_05_01_archive.html#94190897' title=''/><author><name>Fe'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05860442191326865474</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
